• Jelajahi

    Copyright © GO TAYAN - Mengabarkan Cepat !
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Wisata

    Iklan

    Presiden MADN Menghimbau Kepada Masyarakat Adat Dayak

    Redaksi Go Tayan
    4/28/20, 11:55 AM WIB Last Updated 2020-05-11T04:48:40Z
    loading...
    Presiden MADN Menghimbau Kepada Masyarakat Adat Dayak
    Drs. Cornelis, MH
    GOTAYAN.com, Kalbar - Bapak Drs.Cornelis,MH selaku Presiden Majelis Adat Dayak Nasional (MADN) sekaligus Anggota Komisi II DPR RI, memberikan himbauan kepada masyarakat adat Dayak untuk mentaati apa yang sudah diimbau atau aturan-aturan yang telah dikeluarkan oleh Presiden Republik Indonesia. Beliau mengtakan "Bahwa pada saat ini kita mengalami bencana Nasional dalam menghadapi wabah Corona Virus Disease (COVID-19) yang berjangkit begitu cepat oleh manusia, dari manusia yang satu ke manusia yang lain, Jadi saya harapkan masyarakat kita mentaati apa yang sudah menjadi anjuran pemerintah yang telah ditetapkan seperti berdiam diri di rumah, tidak mengumpulkan orang banyak dan pada saat ini masyarakat tidak melaksanakan gawai-gawai saat wabah COVID-19 ini belum selesai, Presiden RI telah memperkirakan wabah ini akan mereda pada akhir tahun ini, supaya jangan berkelanjutan penyebarannya ini atau masyarakat yang terjangkit, sekali lagi saya anjurkan untuk melaksanakan anjuran pemerintah dalam rangka memutus mata rantai penyebaran COVID-19 ini" pada Senin (26/4/2020).

    Presiden MADN ini sangat mengharapkan kepada masyarakat adat Dayak untuk bisa menahan diri, seperti tidak melaksanakan gawai atau pesta, jika memang sudah terjadwalkan mohon di tunda dahulu, serta tidak pergi ke daerah-daerah rawan, selain dari pada itu masyarakat yang datang dari daerah-daerah rawan atau Zona merah segera melaporkan diri kepada Posko Penanganan Covid-19 baik posko di Desa, Kecamatan atau pun Kabupaten.

    "Karena situasi ini kita tidak tau kapan berahirnya, apalagi sekarang ada tanda-tanda atau orang tanpa gejala (OTG) tertular COVID-19, hal ini yang membuat pemerintah sulit untuk menanganinya, sehingga kita tidak perlu pergi ke daerah-daerah yang rawan atau zona merah dan termasuk tidak melaksanakan gawai," Cornelis kembali menegaskan.

    "Mari kita bersama-sama mentaati aturan yang sudah dikeluarkan oleh pemerintah yang dikenal dengan protokol COVID-19 supaya dilaksanakan dan di patuhi, kalau tidak di patuhi akan semakin banyak korban, karena apapun yang dilakukan oleh pemerintah tanpa dukungan masyarakat akan sia-sia," Cornelis menutup himbauannya. (NA)

    Sumber: Tribun Pontianak
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Teknologi

    +